Selasa, 06 Juli 2021

Sumber Permodalan Koperasi Yang Perlu Diketahui.

 

           Koperasi sama seperti halnya bentuk badan usaha yang lain, untuk menjalankan  kegiatan usahanya koperasi memerlukan modal dalam menjalankan aktivitasnya. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992, adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman. Sumber modal sebagai berikut :

1)    Simpanan Pokok, 

   Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota.

2)      Simpanan Wajib,

Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi.

3)      Simpanan khusus atau lain-lain,

Misalnya: Simpanan sukarela (simpanan yang dapat diambil kapan saja), Simpanan Qurban, dan Deposito Berjangka.

4)      Dana Cadangan,

Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil usaha, yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri, pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi, dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.

5)      Hibah,

Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah/pemberian dan tidak mengikat.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992, menyebutkan bahwa modal pinjaman koperasi berasal dari pihak-pihak sebagai berikut:

1)      Anggota dan calon anggota

2)  Koperasi lainnya dan/atau anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama   antarkoperasi

3)   Bank dan Lembaga keuangan bukan banklembaga keuangan lainnya yang dilakukan   berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku

4)  Penerbitan obligasi dan surat utang lainnya yang dilakukan berdasarkan ketentuan   peraturan perundang-undangan yang berlaku

5)      Sumber lain yang sah






Senin, 29 Maret 2021

Saatnya Koperasi Melakukan Transformasi dan Inovasi Menuju Era Digital

    Pada era industri 4.0 setiap organisasi termasuk koperasi harus mampu untuk dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungannya, apabila tidak dapat membaca situasi perubahan tersebut maka dengan muda tergilas oleh perubahan lingkungan. Koperasi zaman now harus dapat melakukan transformasi atau bertransformasi dan melakukan berbagai inovasi dalam menghadapi lingkungan yang sangat dinamis  tentunya dengan selalu berpegang teguh padah prinsip-prinsip koperasi.

     Koperasi sebagai pilar ekonomi yang sejalan dengan jiwa Pancasila, tetap selalu relevan dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat dunia usaha, sejauh mampu merespon perkembangan zaman khususnya kalangan milenial. Di era digital saat ini koperasi harus segera untuk melakukan transformasi untuk tetap bertahan. Namun transformasi koperasi ini tak hanya dilakukan hanya dengan mengaplikasikan software terbaru, tapi juga harus melakukan perubahan model bisnis, manajemen serta pelayanan terhadap anggota

    Menurut Chief Executive Officer multi inti digital bisnis (MDB) Subhan novianda, untuk melakukan transformasi digital, ada tiga tantangan yang harus dihadapi koperasi yaitu penguasaan teknologi, menyiapkan proses dan menyiapkan sumber daya manusia yang benar. Selain itu, yang perlu dibenahi adalah mengubah mindset atau pola piker masyarakat terhadap koperasi dan bagaimana koperasi itu dijalankan

  Pada zaman dan kondisi sekarang ini dalam berbagai bidang, generasi milenial yang paling mendominasi dalam mengambil peran. Namun tak banyak anak-anak muda yang dekat dengan koperasi. Bagi generasi milenial koperasi seakan-akan seperti Lembaga yang sudah tua atau jadul olehnya itu koperasi harus berbenah dalam berbagai aspek. Transformasi dan inovasi perlu dilakukan untuk menarik para generasi milenial untuk ikut mengambil peran atau berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi.

  Teknologi melebur kedalam kehidupan sehari-hari manusia sehingga perlu untuk mengikuti perkembangan dan perubahan agar tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman. Pelaku utamanya bukan teknologi tapi manusianya bagaimana agar manusia dapat menguasai dan memahami teknologi dengan baik. Proses dan Model bisnis koperasi di era digital ialah dengan berjiwa koperasi yakni dengan mengutamakan asas gotong royong dan kebersamaan agar saling bersinergi.

TRANSFORMASI KOPERASI

    Berikut beberapa langkah awal yang perlu dilakukan koperasi untuk melakukan transformasi antara lain yaitu:

1.     Penguasaan teknologi

      Penguasaan teknologi sangat diperlukan diera industry 4.0 dimana teknologi telah melebur kedalam keseharian manusia. Sebagai contoh setiap orang menggunakan handphone (HP) oleh karenanya penguasaan teknologi sangat diperlukan untuk transformasi koperasi baik karyawan ataupun anggota koperasi

Kedepannya koperasi dapat membuat transaksi dalam bentuk digital sehingga dapat memberikan kemudahan fasilitas bagi para anggotanya. Baik dalam hal mengakses akun simpanan dan pinjaman maupun ketika melakukan transaksi simpanan maupun pinjaman

2.      Proses yang benar

Merubah mindset masyarakat akan tujuan dan prinsip koperasi harus dikedepankan. Percuma kalau koperasi sudah bertransformasi namun pola masyarakat masih terpaku pada koperasi simpan pinjam dan berbagai stigma negatif lainnya. Padahal dengan sentuhan teknologi dan financial yang otomatis, koperasi dapat menjangkau masyarakat luas baik itu anggota maupun non anggota

3.      Sumber daya manusia (SDM)

Proses persiapan sumber daya manusia juga harus benar tidak asal merekrut sehingga tidak terkendala dalam hal operasional. Pelaku utama teknologi adalah manusia itu sendiri sehingga perlu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi para generasi milenial guna membantu system tata kelola koperasi modern

INOVASI KOPERASI

     Setelah melakukan transformasi di era digital atau era revolusi industry 4.0 maka selanjutnya kopesi melakukan inovasi. Pola dan gaya hidup masyarakat terutama masyarakat milenial adalah bercirikan segala sesuatu lebih mudah dan cepat. Disinilah koperasi perlu untuk melakukan inovasi dengan melihat peluang yang ada disekitarnya. Inovasi yang dilakukan koperasi zaman now adalah mendigitalisasi koperasi. Dengan mendigitalisasi koperasi akan mampu untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahtraan anggota koperasi. Berikut beberapa contoh inovasi koperasi di era digital antara lain:

1.     Toko online koperasi

Dengan perkembangan zaman koperasi harus menyediakan toko online berbasis e-commerce, koperasi yang terhubung dengan toko fisik setidaknya memiliki website atau aplikasi yang dapat diakses dengan mudah kapanpun dan dimanapun

2.      Layanan online koperasi

Layanan berbasis aplikasi sebagai wadah informasi terkait dengan kegiatan, produk, laporan keuangan dan lain-lain. Selain itu juga sebagai wadah untuk memberikan saran dan kritik untuk perkembangan koperasi kedepan. Dengan mudahnya akses maka masyarakat baik anggota maupun calon anggota akan lebih antusias

3.      Akuntansi terintegrasi

    Pencatatan keuangan sangatlah penting, namun juga harus cepat dan tepat, dengan terintegrasi maka pencatatan keuangan untuk iuran, simpanan, SHU dan lain-lain akan menjadi otomatis terhubung keserver sehingga nantinya akan lebih mudah

4.     Anggota terintegrasi

    Dengan adanya manajemen anggota yang baik dan terintegrasi mulai dari pendaftaran yang dapat diakses melalui internet  maka akan meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap koperasi

5.      Strat Up berbasis koperasi

    Koperasi diharapkan menjadi solusi perkembangan start up di Indonesia agar generasi milenial dapat lebih berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi nasional

 

Tantangan baru yang dihadapi koperasi di Indonesia akan semakin kompleks. Transformasi koperasi sangat diperlukan dengan begitu koperasi akan kembali berkembang. Salah satu kunci kesuksesan koperasi adalah kegiatan usaha koperasi, kerjasama, dan inovasi. Pada akhirnya koperasi dapat terus eksis dan kredibilitasnya terus meningkat yang berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru untuk masyarakat serta memudahkan pemerintah untuk melakukan analisis kelayakan usaha



Surahman, S.Pd

Jumat, 08 Mei 2020

Sedekah di bulan ramadhan


Sedekah di bulan Ramadhan perkaranya besar dan sangat dianjurkan, dan ia memiliki keistimewaan dibandingkan lainnya, yang demikian itu disebabkan kemuliaan yang ada pada waktunya dan dilipatgandakan pahala bagi yang mengamalkannya di bulan itu.

✍🏻 Berkata Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbali - رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ - :

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana Allah begitu melimpahkan karunia-Nya di dalamnya atas para hamba-Nya dengan rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka, maka barangsiapa yang menderma kepada para hamba Allah maka Allah akan memberikan karunia kepadanya dengan pemberian maupun keutamaan dan balasan sesuai dengan amalannya, dan menggabungkan antara puasa dengan sedekah termasuk hal-hal yang akan memasukkan ke dalam surga.

📚 _Lathaif Al-Ma'arif_ 1/167.

Sumber Permodalan Koperasi Yang Perlu Diketahui.

               Koperasi sama s eperti halnya bentuk badan usaha yang lain, untuk menjalankan   kegiatan usahanya koperasi memerlukan modal d...